:)
Selamat Membaca...Semoga Bermanfaat.
Kajian Ekonomi Islam

TEORI ALOKASI SUMBER DAYA EKONOMI ansSLM


                  

 

Oleh : Anas Malik

Magister Ekonomi Syariah IAIN Raden Intan Lampung

anassyariah@gmail.com

 

 

  1. ABSTRAK

 

 

One of the goals in microeconomics Islam is how to apply the principles of Islamic micro economics in decision-making in order to get the best solutions, ie solutions that will benefit us and not harm others. In general economics or economics can be defined as a science of human efforts to meet their needs with the means of satisfying the needs of the rare (scarce). Another understanding that economics learn how this individual or class of society allocates scarce resources to meet human needs.

 

ansSLM  is a new theory which is a combination of three elements that can form a grand design falah. ansSLM trying to find solutions to all the problems that the theory on the face of the earth with the concept of Islam. the theory allocation of economic resources efficiently according to Islam

 

 

  1. PENDAHULUAN

 

            Berawal dari adanya manusia sebagai mahluk sosial yang selalu berhubungan dan bergantung dengan yang lain (hablun min annas). Terutama dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, baik dalam memenuhi dirinya, keluarga, atau orang lain, maka aktivitas dalam memenuhi hajatnya disebut kegiatan ekonomi (muamalah) dalam ahli ekonomi Islam disebut dengan iqtishadiah.sebagai sebuah ajaran hidup yang lengkap, Islam memberikan petunjuk atas semua aktivitas manusia, termasuk ekonomi. Oleh karena itu tujuan ekonomi tidak terlepas dari tujuan di turunkannya syariat yaitu untuk mencapai falah baik dunia maupun akherat.[1]

 

     Pada dasarnya tujuan hidup setiap manusia adalah untuk mencapai kesejahtraan meskipun manusia memaknai kesejahtraan dengan persepektif yang berbeda. Sebagian besar paham ekonomi memaknai kesejahtraan material duniawi.  Dalam upaya mencapai kesejahtraan manusia menghadapi masalah, yaitu kesenjangan antara sumber daya yang ada dengan kebutuhan manusia. Allah menciptakan alam semesta ini dengan berbagai sumber daya yang memadai untuk mencukupi kebutuhan manusia. [2]

Dalam upaya mencapai kesejahtraan manusia menghadapi masalah, yaitu kesenjangan antara sumberdaya yang ada dengan kebutuhan manusia. Allah menciptakan alam semesta ini dengan berbagai sumberdaya yang memadai untuk mencukupi kebutuhan manusia . keterbatasan manusia , serta munculnya konflik anara tujuan duniawi dan ukrawi menyebabkan terjadinya kelangkaan relative.[3]

Keterbatasan manusia menyebabkan banyak hal terasa langka (scare). Kelangkaan mencakupi kuantitas, kualitas, tempat dan waktu. Sesutu tidak akan langka jika jumlah (kuantitas) yang tersedia sesuai dengan kebutuhan  berkualitas baik, tersedia dimana saja (di setiap tempat) dan kapan saja (waktu) dibutuhkan.[4]

Teori ekonomi mikro berusaha untuk menjelaskan apakah masalah kelangkaan dan alokasi sumber daya yang telah ditentukan yang efisien. Ekonomi efisiensi melibatkan (1) efisiensi dalam konsumsi (2) efisiensi dalam produksi dan distribusi dan (3) atas segala efisiensi ekonomi. 

Mengingat sumber daya ekonomi bersifat langka, pengalokasiannya harus memberi manfaat bagi manusia, yaitu diantaranya.

  1. Sumber daya alam

Ada dua jenis sumber daya alam, yaitu sumber daya alam yang dapat diperbarui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Semua kekayaan alam yang tersedia tersebut harus dimanfaatkan dan dikelola dengan baik sehingga memberi manfaat besar bagi kemakmuran rakyat

b. Sumber daya modal

Sumber daya modal atau kapital memberi kontribusi bagi kegiatan produksi maupun pendukung sarana sosial dan ekonomi. Uang, mesin, peralatan industri, gedung, kendaraan, jalan raya, dan jembatan merupakan contoh modal. Modal ini digunakan untuk meningkatkan produksi dan pembangunan ekonomi. Pengalokasian dan pemanfaatan sumber daya modal tersebut harus dilakukan secara merata dan efisien. Selain itu, sumber daya modal juga harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Salah satu caranya dengan merawat agar tahan lama.

c. Sumber daya manusia

Sumber daya manusia memegang peranan penting dalam proses produksi dan pembangunan. Hal tersebut karena manusia itu sendiri adalah pelaksana utama dalam seluruh proses pembangunan maupun produksi. Dalam proses produksi ada dua unsur dari sumber daya manusia, yaitu tenaga kerja dan kewirausahaan.

 

Model Alokasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

            Terdapat beberapa alasan yang melandasi adanya intervensi pemerintah dalam pengalokasian sumber daya sebagai dikemukakan berikut ini :

  • Ekonomi kompetitif yang sempurna dengan asumsi-asumsi tertentu bahwa akan menjamin alokasi sumberdaya secara optimal. Disini bila kejadiannya berbeda dengan asumsi, misalnya pasar jauh dari persaingan sempurna maka pemerintah akan turut campur tangan dalam pengalokasian sumberdaya.
  • Dalam hal produksi atau konsumsi sesuatu barang dan jasa menimbulkan biaya atau memberikan keuntungan eksternal terhadap produsen atau konsumen lain maka pemerintah akan turut campur tangan dengan mengatur pajak dan subsidi terhadap barang-barang tersebut, dan mengatur tingkat produksi eksternal dengan cara lain.
  • Ada kecenderungan bahwa pemerintah mendorong konsumsi barang-barang yang dikonsumsi dalam jumlah banyak (merit) melalui penyediaan dengan subsidi, harga nol atau dengan memberikan perangsang kepada pihak swasta untuk penyediaannya. Sebaliknya pemerintah juga cenderung menghambat konsumsi barang-barang yang dikonsumsi dalam jumlah sedikit (demirit) melalui kebijaksanaan pajak.
  •  
  1. Analisi Sin Lam Mim

Sikap rasional islam mendorong setiap pelaku ekonomi untuk mencari kelangkapan agar apat meraih falah, informasi pada dasarnya berasal dari 2 sumber, yaitu fakta empiris (ayat Kauniyah) dan pemberitaan secara langsung dari pencipta alam semesta ini (ayat qauliyah). Dari sinilah kita di berikan petunjuk untuk memanfaatkan sumber daya alam, manusia,modal untuk kelangsungan manusia. Dengan memperhatikan kaidah-kaidah aturan yang Allah berikan kepada manusia berupa l-Qur’an.

Dalam menganalisa Alokasi sumberdaya yang efisien, penulis memakai pendekatan analisa sinlammim. Sesuai dengan kaidah bahasa arab, kata Islam berasala dari kata dasar huruf  konsonan  sin, lam, mim. Sehingga kata dasar sin,lam,mim adalah  (ل )( م )( س ).

Bentuk kata dasar yang  terdiri dari 4 huruf (3 huruf +1) tersebut menjadi kata dasar utama membentuk kata islam, kemudian bentukan kata dasar ini akan dituliskan dalam persamaan sederhana yaitu islam adalah alifsinlammim.

 

Fungsi 1

Islam = alif ( Sin,Lam,Mim)

Dimana, Islam=I, Alif=A, Sin=S, Lam=L, Mim=M

Rumus :

I=A(S,L,M)

Dari pernyataan di sisi Allah adalah islam, diperoleh persamaan secara sederhana, tetapi bukan persis mutlak sama. Tujuan dalam pendekatan persamaan hanya untuk mempermudah membaca rumus diatas. Yang sebenarnya sama harus dituliskan lebih lengkap bahwa “Dyn di sisi Allah  adalah Islam”.

Fungsi pertama diatas bisa dituliskan juga dalam persamaan latin atau dalam Greek Alphabet.

Fungsi 2

I = A (SLM)

……………………………………………………….. (2)

    

Α=A,  Σ=S ,λ =L μ =M

 

Untuk mempermudah analisa perumusan teori alokasi sinlamim maka.

 

I=A(SLM) =α( Σ,λμ )

 A(a.n.s) = A(1.14.19)

A=34

 

Dimana:

A=Efesiensi (α)

a=Alokasi Sumber daya Alam (Σ)

n=Sumber daya Modal (λ )

s=Sumber daya Manusia (μ)

 

Maka hasil 34 merupakan hasil dari penjumlahan. Sumber daya alam, manusia dan modal. Sehingga untuk menjawab bagaiman islam memandang alokasi sumber daya ekonomi maka filosofis dari angka 34 adalah rujukan dari QS.As-Saba. Dalam QS As-Saba ayat 10-13 Allah menegaskan bagaimana pemanfaatan sumber daya alam, manusia dan modal yang di manfaatkan oleh kaum Nabi Daud dan Sulaiman, yang pada saat ini merupakan peradaban yang maju. Ini merupakan jawaban dari permasalahan ekonomi.

 

What : Barang dan jasa apa yang harus diproduksikan dan berapa jumlahnya.?

 

How : Bagaimana menghasilkan barang dan jasa tersebut.?

 

For Whom : Untuk siapa dihasilkan barang dan jasa atau bagaimana barang dan jasa tersebut dibagikan bagi masyarakat.?

 

When : Harus ditentukan bila barang dan jasa tadi harus diproduksi.?

Maka alokasi sumber daya yang telah ditentukan harus efisien dan efektif untuk kesejahtraan manusia sebagai khalifah dimuka bumi.  Ekonomi efisiensi melibatkan (1) efisiensi dalam konsumsi (2) efisiensi dalam produksi dan distribusi dan (3) atas segala efisiensi ekonomi, maka untuk kurvanya adalah.

 

 

Kurva 1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

E = Efesiensi

A=Alokasi  Sumber daya Ekonomi

Kurva 2

 

 
   

 

 

 

E

 

 

 

 

 

 

 

 

 

         Pada kurva 1 menjelaskan.  jika alokasi sumberdaya ekonomi berada dalam titik 40, dan efisiensi berada pada titik 20. Maka ketika ada peningkatan  alokasi sumberdaya sebesar 20, dan berada di titik 60. Akan di barengi dengan peningkatan efesiensi dari titik 20 ke titik 40. Hal ini menandakan bahwasanya alokasi sumber daya selalu berbandind lurus. Sehingga ada kenaikan dari  “D” ke “D1”.

         kuva nomor 2 dengan lingakaran yang tidak searah dengan jarum jam yang menyatakan nilai religion positif. Maksudnya adalah alokasi sumber daya ekonomi jika di kelolah dengan efesien dan efektif akan membawa kemerataan  kesejahtran   manusia. Sehingga berputar berlawanan dengan arah jarum jam yang menunjukan bernilai positif  Disinilah peran manusia dalam mengelolah sumber daya alam yang Allah berikan.

 

Kesimpulan

  1. Maslahah dan falah akan terwujud jika alokasi sumber daya ekonomi di kelolah secara efesien dan efektif sehingga terjadi titik keseimbangan pemerataan kesejahtraan manusia.
  2. Teori Alokasi ansSLM merupakan teori untuk mempermudah analisa alokasi sumber daya ekonomi menurt teori sinlammim yang bersumber dari kandungan QS.Saba. alokasi sumber daya ekonomi jika di kelolah dengan baik maka akan menambah maslahaha pada manusia. Hal ini bisa dilihat dari kurva religion berputar positif berlawanan dengan arah jarum jam.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tanya Jawab

  1. Apakah yang dimaksud dengan Teori Alokasi Sumber daya Ekonomi Sinlamim…?
    1. Bagimana kurva Teori Alokasi Sumber Daya Ekonomi  sinlamim…?

 

 

Daftar Pustaka

P3EI UII. Ekonomi Islam, Jakarta : Rajawali Pers,2011

Prathama Rahardja dan Mandala Manurung, Pengantar Ilmu Ekonomi. Jakarta : LP-FEUI, 2008

Nurul Huda,Dkk. Keuangan Publik Islam : Pendekatan Teoritis dan Sejarah.Jakarta: Kencana, 2012

 


[1] Nurul Huda,Dkk. Keuangan Publik Islam : Pendekatan Teoritis dan Sejarah.Jakarta: Kencana, 2012,Hal.1

 

[2] P3EI. Ekonomi Islam, Jakarta : Rajawali Pers,2011, hlm.42-43

[3] P3EI.Ibid, 43

[4] Prathama Rahardja dan Mandala Manurung, Pengantar Ilmu Ekonomi. Jakarta : LP-FEUI, 2008.hlm.1

About Anas Malik

Ekonomi Syariah solusi untuk Perekonomian dunia

Diskusi

Belum ada komentar.

Kritik dan Saran

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pos-pos Terbaru